Jakarta, 26 Agustus 2026 — Saat tubuh seseorang berada dalam keadaan kelebihan berat badan dan obesitas dalam waktu lama, otak dapat menyesuaikan titik acuan berat badan. Akibatnya tubuh mulai menganggap berat badan yang berlebih sebagai kondisi “normal” yang harus dipertahankan. Sehingga akan menyebabkan rasa lapar meningkat, rasa kenyang berkurang, situasi ini dikenal dengan terganggunya respon hormon incretin yang mengatur keseimbangan metabolik sehari-hari.
Hormon incretin adalah kelompok hormon yang diproduksi secara alami oleh usus setelah kita makan yaitu GLP-1 (Glucagon-Like Peptide-1) dan GIP (Glucose-Dependent Insulinotropic Polypeptide) yang diproduksi oleh usus. Fungsi utama kedua hormon incretin adalah memberi sinyal kepada tubuh bahwa makanan telah masuk, sehingga tubuh dapat mengatur kadar gula darah, rasa lapar, rasa kenyang hingga mengurangi craving dan food noise.
Memahami hal tersebut, LIGHThouse Clinic pionir klinik pengelolaan berat badan di Indonesia selama lebih dari 22 tahun, menghadirkan dua pilihan terapi terbaru berbasis tirzepatide, yaitu TirzePen dan TirzeSlim, sebagai bagian dari pendekatan medis modern dalam membantu pasien mengelola berat badan.
“Banyak orang merasa gagal menjalani diet bukan semata-mata karena kurang disiplin. Saat berat badan turun, tubuh dapat merespons dengan meningkatkan rasa lapar dan menurunkan rasa kenyang melalui perubahan sinyal hormon dan mekanisme pengaturan nafsu makan di otak. Karena itu, pengelolaan berat badan perlu mempertimbangkan faktor tersebut. Terapi berbasis tirzepatide bekerja melalui dua jalur hormon incretin, yaitu GLP-1 dan GIP yang bisa bertahan lebih lama kadar di tubuh. Keduanya berperan dalam mengatur nafsu makan dan rasa kenyang, sehingga pada pasien yang sesuai, terapi ini dapat membantu mengurangi rasa lapar, meningkatkan kontrol terhadap asupan makanan, dan mengurangi dorongan atau pikiran berlebihan terhadap makanan yang sering disebut sebagai food noise.”, ujar dr. Guadelupe Maria Melissa, Medical Manager LIGHT Group.
dr. Guadelupe kemudian menambahkan, terapi injeksi hanyalah satu bagian dari perjalanan, terapi terbaik tidak berhenti pada injeksi saja. Keberhasilan jangka panjang tetap memerlukan pendekatan yang komprehensif dan pengaturan pola makan yang dipersonalisasi agar hasil yang dicapai dapat dipertahankan.
Terapi TirzePen dan TirzeSlim ini pun mampu mengendalikan Food Noise, yaitu kondisi ketika pikiran terus-menerus dipenuhi dorongan atau keinginan terhadap makanan, meskipun tubuh sebenarnya tidak membutuhkan asupan. Keadaan yang jarang disadari sebagai pengaruh dari imbalance metabolic oleh sebagian besar orang yang membantu dalam perjalanan perubahan gaya hidup dan pola makan.
Psikolog LIGHThouse, Tara de Thouars, menjelaskan bahwa food noise sering kali disalahartikan sebagai kurangnya kemauan atau disiplin dalam menjalani diet. Padahal, kondisi tersebut dari sisi psikologis juga memiliki keterkaitan yang kompleks dengan faktor biologis, emosional, kebiasaan, hingga lingkungan sehari-hari.
“Pola pikir membentuk bagaimana seseorang bersikap dan membuat pilihan. Pola pikir dan hubungan dengan makanan yang tidak tepat dapat mempengaruhi pola makan yang juga tidak tepat. Pendekatan psikologis dibutuhkan untuk mengatasi pikiran, dorongan makan serta akar masalah makan yang tidak tepat.” jelas Tara.
Inilah alasan program penanganan obesitas tidak boleh hanya berfokus pada angka timbangan. Selama lebih dari dua dekade, LIGHThouse menitikberatkan pendekatan berbasis perubahan perilaku (behaviour change) dan edukasi nutrisi yang berkelanjutan. Tujuannya bukan hanya membantu pasien menurunkan berat badan, tetapi juga membangun kemampuan untuk mempertahankan hasil tersebut dalam jangka panjang. Pendampingan ahli gizi membantu pasien memahami pola makan yang realistis, sementara psikolog membantu mengidentifikasi pemicu emosional dan kebiasaan yang sering menjadi akar masalah kenaikan berat badan.
Melalui kehadiran TirzePen dan TirzeSlim serta pendekatan multidisiplin yang telah menjadi DNA layanan LIGHThouse, masyarakat kini memiliki akses terhadap solusi yang lebih komprehensif dalam mengatasi obesitas dan gangguan metabolik. Informasi lebih lanjut mengenai seluruh terapi, perawatan (treatment) dan program pendampingan obesitas LIGHThouse dapat diperoleh melalui seluruh cabang LIGHThouse Jakarta, Tangerang, Bekasi, Surabaya, Medan dan Makassar atau melalui https://lighthouse-clinic.com/
Tentang LIGHT Group
LIGHT Group adalah penyedia solusi manajemen berat badan yang komprehensif di Indonesia. LIGHT Group, didirikan pada 2004, memulai dengan klinik LIGHThouse untuk layanan kontrol berat badan. Hingga kini, lebih dari 125.000 pasien puas dengan program LW12 yang dirancang oleh dr. Grace Judio. Selain itu, LIGHT Group mengembangkan produk makanan diet dan penunjang hidup sehat (LW12), aplikasi diet coaching (LIGHTcoach) dan Wellness Program Korporasi (LIGHTcoach Corporate), serta layanan fat removal, bariatric surgery, dan aesthetic surgery melalui LIGHThouse Advanced. LIGHT Group juga menyediakan terapi psikologis seperti hipnoterapi, Cognitive Behaviour Therapy, dan terapi kelompok untuk membantu pasien mencapai berat badan ideal dan gaya hidup sehat.
Informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
LIGHT Group Corporate Communication
utami.pratiwi@light-group.co



